Aku g tau kenapa hari ini nih kangen banget sama papah. Aku g tau kenapa bisa sampe kangen kaya gini, ingin rasanya ketemu sama papah tapi aku tau itu g akan mungkin. Sejujurnya aku masih belum bisa terima kenyataan kalau papah udah pergi dan g tau kapan datang lagi.
Sampai sekarang aku masih sering bermimpi bisa makan malem bareng sama papah, bisa jalan bareng lagi, dan tiap bangun tidur itu pun aku selalu kangen sama papah.
Pah kapan kita bisa bertemu lagi?aku kangen pah,kangen banget pah,papah cepet pulang ya nanti kita jalan bareng lagi,kita makan bareng lagi ya. Tunggu aku sampai berhasil ya pah suapaya rian bisa cepet mulangin papah dan bisa bertemu bersama lagi. Papah di sana yang sehat ya jaga kesehatan, tunggu aku ya.
Sampai sekarang pun aku masih berusaha belajar buat mengejar cita-cita terbesarku. Tapi kalau pun itu g bisa terjadi,aku janji pah aku bakal bahagiain mamah,aku bakal jaga mamah,bakal ngerawat mamah sama seperti papah ngerawat dan menjaga mamah.
Dari papah aku banyak belajar pah,mulai dari menyayangi mamah,ngejaga mamah,sampai ngurus keluarga. Aku bakal berjanji pah bakal berusaha menjadi ayah yang baik dan bertanggung jawab sama keluarga. Kamu selalu jadi panutan aku pah, aku bakal selalu ingat bagaimana kasih sayang kamu sewaktu aku kecil, cara kamu mendidik aku, cara kamu merawat dan membahagiakan ku, sampai cara kamu melihat aku tumbuh jadi remaja pah. Sayang kamu tidak bisa melihat aku tumbuh jadi dewasa tapi aku berharap kamu dapat melihat aku menjadi sukses, dan jika saat itu aku tiba aku bakal membalas kebaikan mu semasa kecil,di mana aku bakal merawat,menjaga,dan menemanimu tanpa lelah sama seperti yang kamu lakukan waktu ku kecil.
Tuhan tolong jaga ayahku,panjangkan umur dia,lindunggi dia,biarkan kami berkumpul lagi,jangan pisahkan kamu. Tolong bantu aku mengejar cita-citaku, jangan Kau ambil dia sebelum aku bisa membahagiakan dia, aku mau membalas semua kasih sayangnya waktu aku kecil dan aku mau membalas semua cara merawat dia padaku. Tuhan tolong jkabulkan semua permintaan aku ini,aku cuma mau membahagiakan ke 2 orang tua ku,aku mau dia bisa bangga mempunyai anak seperti aku, cuma itu yang aku pinta. Amin
Senin, 16 April 2012
Sabtu, 14 April 2012
Kehilangan Ayah
Mungkin sebagian dari kita masih suka merasa kesal,marah,membohongi,dan malu terhadap apa yang orang tua kita laku kan. Seorang ayah yang baik tidak pernah tau apa itu kata lelah,apa itu malam yang dia tau cuma AKU HARUS PULANG MEMBAWA UANG UNTUK MEMBERI MAKAN KELUARGA KU DAN MEMBAHAGIAKAN ANAK KU. Itulah yang aku baru ketahui setelah aku melihat perjuangan ayah ku untuk mebahagiakan aku dan keluarganya.
Aku selama ini tidak mengetahui bagaimana keadaan keuangan keluarga aku, sampai suatu saat papah memanggil ku dan seluruh keluarga untuk membicarakan tentang masalah keluarga yang tepenting yaitu keuangan.
Dari aku kecil sampai aku kelas 3 smp kebutuhan ku selalu terpenuhi dan apa yang aku mau pasti aku dapatkan, tapi saat hari itu tiba semua kehidupan aku berubah total,saat itu papah berkata bahwa usahanya sudah bangkrut dan hanya tersisa 1 order,setelah itu usaha papah akan di tutup.
aku bingung harus bagaimana setelah mendengar itu, tapi aku masih berfikir aku masih bisa bersama papah, tapi itu semua salah ternyata setelah itu papah pun akan pergi karena papah bukan seorang WNI dan papah berfikir papah akan menjadi beban dalam keluarga kalu papah tetap tinggal di Indonesia, karena biaya hidup yang mahal karena papah harus bayar izin untuk tinggal di indoneia. Ketika mendengar itu seketika itu pula aku bertanya bagaimana aku hidup tanpa papah? dan papah langsung menjawab tanpa berfikir panjang "Nak kamu tidak usah kawatir papah pergi papah tidak akan membawa apa-apa,papah tidak akan membawa uang sama sekali,papah hanya membawa uang tiket untuk pergi keluar dari indonesia. Lalu aku bertanya lagi, bagaimana dengan pendidikan aku pah? dan dengan cepat lagi papah menjawab, "Tenang saja papah sudah berfikir ini akan terjadi suatu saat dan papah sudah menyiapkan tabungan untuk ke 2 anak papah dan istri papah, kalian akan bisa tetap hidup dan pendidikan akan tejamin."
Di satu sisi aku sedih karena aku akan kehilangan seseorang yang aku sayang, tapi di satu sisi aku bangga aku memiliki papah seperti papah ku, papah yang tidak pernah membeli barang yang aneh aneh semua penghasilannya hanya untuk keluarganya.
Suatu siang papah pergi ber 2 dengan ku untuk makan,saat pulang papah meminta maaf karena merasa dia belum bisa memberikan kehidupan yang layak,di situ aku bingung aku sedih sekali dna aku cuma bisa menjawab,pah papah g usah minta maaf karena aku bahagia dengan kehidupan aku dan apa yang sudah papah beri.
1 tahun kemudian saat aku kelas 1 SMA akir,akirnya papah pergi,aku menangis dengan sedih saat terakir kali aku melihat papah dan mulai hari itu aku berjanji dalam hati "Pah tunggu rian ya,saat rian sukses papah orang pertama yang akan rian jemput supaya kita bisa berkumpul bersama lagi, Tuhan tolong jaga papah ya."
I LOVE YOU PAH,YOU'RE MY EVERYTHING
Aku selama ini tidak mengetahui bagaimana keadaan keuangan keluarga aku, sampai suatu saat papah memanggil ku dan seluruh keluarga untuk membicarakan tentang masalah keluarga yang tepenting yaitu keuangan.
Dari aku kecil sampai aku kelas 3 smp kebutuhan ku selalu terpenuhi dan apa yang aku mau pasti aku dapatkan, tapi saat hari itu tiba semua kehidupan aku berubah total,saat itu papah berkata bahwa usahanya sudah bangkrut dan hanya tersisa 1 order,setelah itu usaha papah akan di tutup.
aku bingung harus bagaimana setelah mendengar itu, tapi aku masih berfikir aku masih bisa bersama papah, tapi itu semua salah ternyata setelah itu papah pun akan pergi karena papah bukan seorang WNI dan papah berfikir papah akan menjadi beban dalam keluarga kalu papah tetap tinggal di Indonesia, karena biaya hidup yang mahal karena papah harus bayar izin untuk tinggal di indoneia. Ketika mendengar itu seketika itu pula aku bertanya bagaimana aku hidup tanpa papah? dan papah langsung menjawab tanpa berfikir panjang "Nak kamu tidak usah kawatir papah pergi papah tidak akan membawa apa-apa,papah tidak akan membawa uang sama sekali,papah hanya membawa uang tiket untuk pergi keluar dari indonesia. Lalu aku bertanya lagi, bagaimana dengan pendidikan aku pah? dan dengan cepat lagi papah menjawab, "Tenang saja papah sudah berfikir ini akan terjadi suatu saat dan papah sudah menyiapkan tabungan untuk ke 2 anak papah dan istri papah, kalian akan bisa tetap hidup dan pendidikan akan tejamin."
Di satu sisi aku sedih karena aku akan kehilangan seseorang yang aku sayang, tapi di satu sisi aku bangga aku memiliki papah seperti papah ku, papah yang tidak pernah membeli barang yang aneh aneh semua penghasilannya hanya untuk keluarganya.
Suatu siang papah pergi ber 2 dengan ku untuk makan,saat pulang papah meminta maaf karena merasa dia belum bisa memberikan kehidupan yang layak,di situ aku bingung aku sedih sekali dna aku cuma bisa menjawab,pah papah g usah minta maaf karena aku bahagia dengan kehidupan aku dan apa yang sudah papah beri.
1 tahun kemudian saat aku kelas 1 SMA akir,akirnya papah pergi,aku menangis dengan sedih saat terakir kali aku melihat papah dan mulai hari itu aku berjanji dalam hati "Pah tunggu rian ya,saat rian sukses papah orang pertama yang akan rian jemput supaya kita bisa berkumpul bersama lagi, Tuhan tolong jaga papah ya."
I LOVE YOU PAH,YOU'RE MY EVERYTHING
Langganan:
Komentar (Atom)