Mungkin sebagian dari kita masih suka merasa kesal,marah,membohongi,dan malu terhadap apa yang orang tua kita laku kan. Seorang ayah yang baik tidak pernah tau apa itu kata lelah,apa itu malam yang dia tau cuma AKU HARUS PULANG MEMBAWA UANG UNTUK MEMBERI MAKAN KELUARGA KU DAN MEMBAHAGIAKAN ANAK KU. Itulah yang aku baru ketahui setelah aku melihat perjuangan ayah ku untuk mebahagiakan aku dan keluarganya.
Aku selama ini tidak mengetahui bagaimana keadaan keuangan keluarga aku, sampai suatu saat papah memanggil ku dan seluruh keluarga untuk membicarakan tentang masalah keluarga yang tepenting yaitu keuangan.
Dari aku kecil sampai aku kelas 3 smp kebutuhan ku selalu terpenuhi dan apa yang aku mau pasti aku dapatkan, tapi saat hari itu tiba semua kehidupan aku berubah total,saat itu papah berkata bahwa usahanya sudah bangkrut dan hanya tersisa 1 order,setelah itu usaha papah akan di tutup.
aku bingung harus bagaimana setelah mendengar itu, tapi aku masih berfikir aku masih bisa bersama papah, tapi itu semua salah ternyata setelah itu papah pun akan pergi karena papah bukan seorang WNI dan papah berfikir papah akan menjadi beban dalam keluarga kalu papah tetap tinggal di Indonesia, karena biaya hidup yang mahal karena papah harus bayar izin untuk tinggal di indoneia. Ketika mendengar itu seketika itu pula aku bertanya bagaimana aku hidup tanpa papah? dan papah langsung menjawab tanpa berfikir panjang "Nak kamu tidak usah kawatir papah pergi papah tidak akan membawa apa-apa,papah tidak akan membawa uang sama sekali,papah hanya membawa uang tiket untuk pergi keluar dari indonesia. Lalu aku bertanya lagi, bagaimana dengan pendidikan aku pah? dan dengan cepat lagi papah menjawab, "Tenang saja papah sudah berfikir ini akan terjadi suatu saat dan papah sudah menyiapkan tabungan untuk ke 2 anak papah dan istri papah, kalian akan bisa tetap hidup dan pendidikan akan tejamin."
Di satu sisi aku sedih karena aku akan kehilangan seseorang yang aku sayang, tapi di satu sisi aku bangga aku memiliki papah seperti papah ku, papah yang tidak pernah membeli barang yang aneh aneh semua penghasilannya hanya untuk keluarganya.
Suatu siang papah pergi ber 2 dengan ku untuk makan,saat pulang papah meminta maaf karena merasa dia belum bisa memberikan kehidupan yang layak,di situ aku bingung aku sedih sekali dna aku cuma bisa menjawab,pah papah g usah minta maaf karena aku bahagia dengan kehidupan aku dan apa yang sudah papah beri.
1 tahun kemudian saat aku kelas 1 SMA akir,akirnya papah pergi,aku menangis dengan sedih saat terakir kali aku melihat papah dan mulai hari itu aku berjanji dalam hati "Pah tunggu rian ya,saat rian sukses papah orang pertama yang akan rian jemput supaya kita bisa berkumpul bersama lagi, Tuhan tolong jaga papah ya."
I LOVE YOU PAH,YOU'RE MY EVERYTHING
Tidak ada komentar:
Posting Komentar